We have Precious Bloom, Diskoria, and Thee Marloes to chat with L’Impératice, talking about how films have been their DNA, their connection with the French language, and music inspirations with questions we gathered from three Indonesian disco and soul units.
Dalam persuaan kali ini, kami mengajak Program Director JAFF, Alexander Matius (atau kerap dipanggil Mamat), untuk bicara tentang politik di balik censorship dan klasifikasi usia dalam film-film Asia Tenggara, pilar keberlanjutan sebuah festival, sampai The Human Centipede (2009).
Jirapah's Ken Jenie and Mar Galo had a talk with The Pains of Being Pure at Heart's Kip Berman on topics around the keeping the tempo as a musician all these years, the NYC music scene, until the band, Geese.
Sebelum perayaan 15 tahun Laleilmanino bareng Plainsong Live, kami mengumpulkan beberapa musisi yang diproduseri oleh aliansi tiga sosok musik pop ini untuk bercerita mengenai segala dinamika dalam semesta Laleilmanino.
Menuju hari-hari Jakarta Film Week 2025, kami menyempatkan untuk berbincang dengan Claresta Taufan, Festival Ambassador, mengenai geliat film Indonesia belakangan ini, hingga (tentu saja) sang festival.
Kali ini, Kinder Bloomen mengajak kami untuk membahas tentang eksplorasi lore mereka, psychedelic sebagai pemahaman hidup, sampai pendekatan musikal yang tak konvensional.