Dalam submisi Open Column ini, Ramadhan dan Balqist Aroma Bunga mengangkat bagaimana isu kepemilikan rumah, lingkungan, dan batu bara sama-sama berkelindan, dan salah satu cara kita meresponsnya adalah dengan kesadaran kolektif.
In this Open Column submission, Alavi Ali drew the line between popular, formative songs of different generations and how each respond to its state of time, while also putting forward of Gen Z's insistence on freedom, autonomy, and freedom of expression.
Dalam submisi Open Column kali ini, Rama Satria Agung menuliskan observasinya terhadap gaya hidup anak punk serta generasi muda, dan menabrakan semua itu dengan realita 'papan' dalam kebutuhan pokok manusia.
Dalam submisi Open Column ini, Farent B. Sagala menulis surat terbuka tentang bagaimana stigma mengenai Gen Z dan penderitaan yang mereka alami merupakan akumulasi masalah yang diwariskan generasi-generasi sebelumnya.
Para profesor program Cinema Studies di AS tentang bagaimana mereka merubah pendekatan mereka dalam screening film-film kontroversial dan menyajikannya kepada generasi “woke”.
Dalam submisi Open Column ini, Julia Prabarani mengobservasi sentimen antargenerasi yang terus tereproduksi sejak 624 SM, di mana generasi yang lebih tua selalu memandang negatif generasi yang lebih muda.