In this Open Column submission, Allestisan Citra Derosa brews coffee to show how it can weave together its Aceh and Sumatra origins, science, memory, and landscape that exists in our lived soil (that is often reduced to just ‘dirt’), while also bringing forward the nuances in solutions addressing ecological collapse.
Dalam submisi Open Column ini, Claudia Destianira mengingatkan kembali bagaimana dalih pembangunan kembali yang dijargonkan oleh Dewan "Perdamaian" Dunia tidak menjamin akan selaras dengan kebutuhan dan kehendak orang Palestina, mengingat rekonstruksi tersebut melalaikan warga Palestina.
Dalam submisi Open Column ini, Cinta Marezi memperlihatkan bagaimana ada satu driving force dalam ekonomi dan industri ekstraktif yang, selain merusak ekologi, juga mempersempit ruang hidup perempuan: logika ketidakadilan gender yang berlandaskan patriarki dalam model tersebut.
Dalam submisi Open Column ini, Eno Liska Walini menyibakkan realita di ruang sidang, realita yang dihadapi keluarga korban tahanan politik, yang mana memperjelas vonis-vonis yang memperlihatkan keberpihakan hukum yang selalu jauh dari kita.
In This Open Column submission, Allestisan Citra Derosa outlines how death might just be more structural than it is natural, as shown by the cases in 2025 where regulations altogether failed in providing safety and justice for the inherent dignity of life.
Dalam submisi Open Column ini, Febrian Adinata Hasibuan mendedah bagaimana perspektif dekolonisasi dalam Biennale Jogja 18 menimbulkan lebih banyak tanya—yang banyak diberatkan kepada tata kelola pameran.