In this Open Column submission, Marvel Maximus weighs the issue in cinema wherein fiction could be exploited by those holding political power through propaganda, despite reliable reports proving otherwise.
Para penggemar yang tidak memiliki privilege untuk menikmati konser idola secara langsung, bisa termanjakan melalui film konser. Bagaimana respons dan minat terhadap film konser?
"Film ini berambisi untuk memperkenalkan manusia Indonesia lebih dari sekedar warna kulit, bahasa, budaya, etnis, dan suku mereka, tapi juga memperkenalkan pada dunia tentang cara berpikir dan tata laku manusia-manusia Indonesia itu sendiri.”