art

31.07.17

Jakarta’s Newest Hub for Creativity

With the ever-growing population, the government seek an opportunity to create a reciprocal relationship with the use of platform where young creative businesses can utilize machines, such as 3D printers as well as woodworking, sewing and fashion sizing machines, and share their skills to local residents at the recently opened Jakarta Creative Hub.

26.07.17

Imaji dan Video bersama Renan La-ruan

Latar belakangnya di psikologi tidak membatasi kurator muda asal Filipina, Renan La-ruan dalam mengkritisi karya seni dengan riset dan standar berbeda. Whiteboard Journal menemui Renan sebelum pameran OK. Video: OK. Pangan untuk menanyakan pandangannya tentang sifat video art dan politik pangan yang kini seksi dikembangkan menjadi sebuah karya seni.

24.07.17

Portofolio: Akronim

Portofolio adalah salah satu fitur pada kolom Focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Kali ini kami mengangkat studio desain Akronim dari Surabaya yang melihat desain grafis sebagai alat interaksi yang disampaikan dengan sederhana, lugas, dan tidak misleading.

05.07.17

Gambar Bergerak bersama Wahyu Aditya

Wahyu Aditya, akrab disapa Wadit adalah salah satu penggerak dunia animasi lokal. Bersama Hellomotion yang digagasnya, ia telah mendedikasikan diri untuk melahirkan talenta desain baru yang berkualitas. Whiteboard Journal berbincang dengannya mengenai pendidikan desain dan potensi animasi lokal untuk membuat karya ala Pixar atau Ghibli.

03.07.17

Seniman Mengajar

Mengunjungi salah satu titik terluar Indonesia bersama Iman Fattah yang terpilih menjadi bagian dari program Seniman Mengajar yang diinisiasi oleh Kementrian Pendidikan. Melihat bagaimana keadaan di tanah yang berbatasan langsung dengan Malaysia sembari berbagi sekaligus belajar tentang kebhinekaan bersama masyarakat lokal.

30.06.17

Gimme 5: Naela Ali

Naela Ali adalah seorang ilustrator yang cukup mencuri perhatian melalui dirilisnya Stories for Rainy Days, sebuah artbook yang berisi curahan hatinya. Karya Naela Ali dapat dikenal melalui gaya ilustrasinya yang naif namun terasa sangat personal. Dalam episode Gimme 5 kali ini, kami mengundang Naela untuk menuliskan 5 sumber inspirasi bagi dirinya. Buku apa saja, baik fiksi maupun nonfiksi. Mulai dari novel, komik hingga artbook. Dengan banyak membaca jadi menambah pengetahuan saya dan membuat saya lebih peka terhadap hal-hal di sekitar saya. Dari film, saya mengambil cerita atau kutipan quote yang menurut saya menarik untuk dijadikan ke dalam sebuah ilustrasi. Selain itu, pakaian, gaya dan warna dari film itu pun bisa saya tuangkan ke dalam ilustrasi. Setiap film memiliki karakter tersendiri. Ketika mendengarkan lagu, saya mencoba menghayati dan terbawa suasana. Dari situ, apa yang saya tangkap dari lagu itu kemudian bisa memberikan saya inspirasi dalam berkarya. Seperti jika lagunya happy, saya akan menggambar sesuatu yang menyenangkan dan sebaliknya. Lirik lagu yang menarik perhatian saya pun bisa menjadi sumber inspirasi. Dia adalah film director asal Jepang. Film-filmnya mostly tentang kehidupan sehari-hari keluarga di Jepang, yang lembut dan tidak banyak intrik. Menggambarkan situasi apa adanya, warna filmnya pun lembut dan hangat dan menggambarkan kejujuran. Film-film Hirokazu Koreeda memberi saya inspirasi untuk membuat ilustrasi yang hangat dan lembut, dan yang terpenting, apa adanya. Cheesy as it may sounds. Tetapi saat berkarya, feeling mengambil peranan penting. Apa yang saya rasakan momen itu, kemudian menjadi inspirasi saya. Saat saya lagi sedih, atau pun senang (yang paling penting perasaan itu harus kuat), kemudian saya akan berkarya mengikuti saya feeling. Entah kenapa akan menjadi sangat mengalir.”

Load More Articles whiteboardjornal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.