Castle Rock Comes to Life
Penggemar novel Stephen King pasti sudah tidak asing dengan Castle Rock, sebuah kota fiktif di negara bagian Maine, Amerika Serikat, yang sering menjadi setting tempat pada berbagai judul novelnya.
Penggemar novel Stephen King pasti sudah tidak asing dengan Castle Rock, sebuah kota fiktif di negara bagian Maine, Amerika Serikat, yang sering menjadi setting tempat pada berbagai judul novelnya.
Whiteboard Journal kembali membuka program internship! Selama menjadi intern, beragam departemen dalam Whiteboard Journal akan menjadi keseharian, mulai dari editorial hingga marketing yang mengolah data untuk konten situs kami. Intern juga akan mendapat proyek khusus yang didesain untuk mendorong kreativitas dalam mengolah sebuah konten di bawah supervisi Whiteboard Journal. Ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan potensi dalam mengonsepkan sebuah ide dan mendapat platform untuk menunjukkannya langsung ke publik. Jika tertarik, silahkan kirim cover letter, CV dan contoh artikel ke info@whiteboardjournal.com dengan judul email WI. Untuk info lebih lanjut, silahkan kirim ke pertanyaan ke email yang sama. Syarat: - Tinggal di Jakarta, karena kantor kami terletak di Kemang - Bisa dan bersedia menjadi intern full-time, 5 hari seminggu - Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan Indonesia - Memiliki ketertarikan terhadap beragam hal, mulai seni, desain, musik, fashion, kultur bahkan sosio ekonomi - Memiliki pengetahuan luas dan keinginan untuk terus belajar - Memiliki skill Photoshop menjadi nilai lebih!
Semua orang mengalami puber, tapi tidak semua merasakan efek yang sama - selain perubahan fisik tentunya. Atas keberagaman respon yang dialami individu inilah, Nick Croll membuat sebuah seri animasi berjudul Big Mouth, yang didapuk menjadi animasi terbaik setelah BoJack Horseman.
Sebagai salah satu perhelatan sastra pertama di Asia, Singapore Writers Festival (SWF) kembali hadir untuk merayakan edisi ke-20 pada 3-12 November 2017. Diselenggarakan oleh National Arts Council, festival ini sekali lagi akan menjadi titik temu bagi para penulis, akademisi dan dalam skala internasional, serta menghadirkan ragam program seperti diskusi panel, lokakarya, kuliah umum dan pertunjukan. SWF merupakan festival sastra yang mempertemukan bahasa-bahasa, mulai dari Melayu, Cina hingga Inggris. Namun, edisi ke-20 ini menjadi istimewa karena akan menghadirkan bahasa Tamil untuk pertama kalinya. Tema tahun ini, “Aram,” mengambil inspirasi dari teks kuno Thirukkural yang secara luas dipuja sebagai karya sastra berpengaruh di Tamil. Tema “Aram” merupakan konsep universal yang dapat diartikan sebagai “baik.” Melalui tema ini, festival akan menelusuri permasalahan etika dan moral. SWF tahun ini juga akan menampilkan Irlandia sebagai Country Focus. Sebanyak 8 penulis dan editor Irlandia akan hadir bersama karyanya yang telah meraih penghargaan internasional. Adapun festival ini akan menyoroti penulis dari berbagai belahan dunia seperti Tony Parsons (US), Simon Armitage (UK), Suki KIm (US), Deborah Emmanuel (SG), Anne Lee (SG) dan Ken Liu (US). Tidak hanya itu, gelaran kali ini tidak hanya akan menjadi panggung bagi sastra. Demi memperkaya program-program Festival, SWF juga akan fokus pada dan akan menghadirkan kartunis dan ilustrator seperti Benjamin Dix (US), komikus yang mengangkat HAM dan isu sosial; Ben Katchor (US), kartunis dan ilustrator yang terkenal dengan komik stripnya, Julius Knipl, Real Estate Photographer; dan Sophia Jansson (Finland), komikus di balik komik strip Moomin. SWF akan menjadikan The Arts House sebagai utama untuk Festival District, selain itu, rangkaian program akan diadakan di tempat lain seperti National Gallery of Singapore dan Timbre Music Academy.
Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) kembali hadir dengan mengusung tema “Origins.”
Selain menekuni seni dan merupakan bagian dari unit elektronik lawas Goodnight Electric, pada waktu senggang Narpati Awangga yang akrab dipanggil Oomleo rupanya sangat gemar bermain PC Untuk itu, pada episode Gimme 5 kali ini kami mendapatkan kesempatan untuk menanyakan 5 PC terbaik versinya. Game ini ada diurutan pertama karena Commandos: Behind Enemy Lines adalah penyebab atau alasan saya pada saat kuliah (tertawa). Saat itu, inilah PC strategi yang paling memukau di segala aspek karena membutuhkan daya berpikir yang tinggi untuk mengatur taktik di setiap levelnya. Intinya harus sangat memutar otak. Saya suka semua Tomb Rider karena semuanya memukau, tapi kalau untuk PC, saya pilih seri ini. Bagi saya Adventures of Lara Croft adalah salah satu seri yang paling membuat saya banyak menghabiskan waktu di depan komputer. ini juga bisa membuat saya betah berjam-jam di depan komputer. Dampak dari terlalu lamanya memanikan game adalah saya berharap semua gerakan di dunia nyata bisa seperti di film Matrix (tertawa). Saya tidak tertarik dengan Counter Strike. Menurut saya pada saat itu, Medal of Honor: Allied Assault jauh lebih seru dan keren. Dalam konteks ini lebih humoris. Hingga hari ini saya masih dan memainkan ini di PC saya. Bagi saya Zuma: Deluxe adalah yang terbaik untuk olahraga otak. Karena setiap kali memainkan ini, saya selalu berusaha untuk mengalahkan sendiri. Bagi saya, ini adalah obat stres yang tidak ada matinya!