Dalam submisi Open Column kali ini, Herlambang menggeraikan sejarah gaya rambut gondrong untuk pria yang sempat dilarang, dan bagaimana kita tidak boleh lupa bahwa ini sempat menjadi sinyal kecil untuk besarnya alat kontrol sosial-politik yang mengancam kebebasan individu.
Dalam submisi Open Column kali ini, Rama Satria Agung menuliskan observasinya terhadap gaya hidup anak punk serta generasi muda, dan menabrakan semua itu dengan realita 'papan' dalam kebutuhan pokok manusia.
In this Open Column submission, Jajang Ramadhan R. Warsito reminisced on his journey down to North Toraja, all to bear witness and immerse himself into how the locals deal with mourning through the Rambu Solo' procession.
In this Open Column submission, Miriam expresses a thank you note as she recollects and ruminates the sincerest, purest form of love which she gets to keep—all sourced from her friends and chosen family.
In this Open Column submission, Tri Subarkah took a look back and collected the memories from his childhood, which happened to have witnessed May 1998 and the wake of Reformasi, and juxtaposed said recollections to how things are standing today and forwards.