Semangatnya untuk memperluas mindset masyarakat Indonesia tentang travel dan pangan membuat Rahung Nasution dikenal sebagai koki gadungan dan videographer. Whiteboard Journal berbincang dengannya mengenai sustainable travel dan bagaimana ia berkeliling pulau di Indonesia untuk mencari rempah sembari mendengar cerita tentang masyarakat yang direpresi.
Setelah memenangkan ajang pemilihan model, Lola Amaria merambah perfilman lokal dengan peran kuat dalam film Ca-bau-kan. Walau tidak memiliki latar belakang sekolah film, ia memiliki ketertarikannya untuk membuat film dengan tema dekat dengan dirinya. Whiteboard Journal menemuinya di studio untuk membahas kritik akan support system perfilman di Indonesia.
Agnes Varda adalah sutradara perempuan berkebangsaan Perancis yang telah menciptakan beberapa karya penting pada karirnya. Selain menemukan gaya visual dan narasi yang kuat, tema individual dan kemanusiaan yang ia sematkan pada tokoh dalam ceritanya membuat sinema Perancis saat itu dikenal sebagai bentuk mutakhir dan berpengaruh. Agnes membawa gelombang new wave dalam filmography sebagai gairah kesenian yang baru pada era post-war.
Di sela kesibukannya sebagai salah satu filmmaker di Indonesia, Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel (The Mo Brothers) berhasil kami temui di lokasi shooting film terbarunya, untuk membahas regulasi pemutaran film, konteks film serta sensor di Indonesia.
Salah satu sosok yang terkenal di dunia manga, Gosho Aoyama adalah pengarang salah satu serial yang paling sukses di dunia, yaitu Detective Conan. Selama 22 tahun, kisah detektif dan misteri ini sudah mencapai 90 volume, diterjemahkan dalam 21 bahasa, dijadikan serial televisi, dan 20 film-panjang. Kami berkesempatan untuk berbicara dengan Gosho Aoyama di antara kesibukan beliau di Singapore Writers Festival.
Di usianya yang masih sangat muda, Wregas Bhanuteja telah meraih berbagai pencapaian yang memukau. Kisah-kisah yang hidup melalui arahannya membawa nama bangsa dikenal oleh dunia. Melalui Ubud Writers & Readers Festival, Whiteboard Journal berbincang dengan Wregas mengenai Cannes, manifestonya hingga rencana film panjang pertamanya.