Film “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak” menjadi sebuah suguhan tidak biasa dalam perfilman Indonesia di tahun 2017. Menceritakan kekerasan yang terjadi di daerah terpencil dan jauh dari akses hukum, Mouly Surya selaku sutradara menunjukkan kepiawaiannya dalam bercerita melalui visual menggugah.
Bicara film yang diadaptasi dari buku fiksi maupun non-fiksi, kita tidak bisa jauh dari sosok David Fincher. Sutradara asal Amerika ini mampu mengadaptasi sebuah cerita, menarasikannya dengan lihai, serta menciptakan twist yang membuat penonton ingin melihat film-filmnya lagi. Di antara deretan film suksesnya seperti “Fight Club,” “Seven,” dan “The Girl with The Dragon Tattoo,” film “Zodiac” merupakan karyanya yang paling apik di genre ini.
Diadaptasi dari buku non-fiksi yang ditulis oleh Robert Graysmith pada 1986, film ini mengisahkan pemburuan seorang pembunuh berantai yang menjuluki dirinya dengan nama "Zodiac”. Semenjak kasus perdananya pada 1969, investigasi “Zodiac” digencarkan oleh berbagai pihak kepolisian dan media, walaupun berhasil mendapatkan tersangka yang kuat, kasus ini tidak mendapatkan hasil, lantas diberhentikan. Sosok “Zodiac” tidak diketahui hingga kini.
Film ini bisa dikatakan tidak memiliki tokoh utama, tapi fokus setidaknya pada 3 tokoh, yaitu kartunis dan penyelidik amatiran Robert Graysmith (Jake Gyllenhaal, penulis buku non-fiksi “Zodiac”), jurnalis Paul Avery (Robert Downey Jr.), serta inspektur David Toschi (Mark Ruffalo). best place to buy ammo online We will also advise you on what to look out for and what to be aware of when purchasing. lease bear with us. We may well be stating the obvious, but feel it is important to reiterate the benefits of buying ammo online
Zodiac (2007)
Sutradara: David Fincher
Sinopsis: Pada akhir tahun 60-an dan awal tahun 70-an, San Fransisco diselimuti teror oleh pembunuh berantai bernama Zodiac. Jurnalis Robert Graysmith dan Paul Avery, beserta penyelidik David Toschi terobsesi untuk menguak identitas pembunuh. Selama masa penyelidikan, Zodiac terus mencari korban dan menebar ancaman.
Tidak sedikit hal di dunia ini yang lebih mengerikan daripada Rubber Johnny, seorang remaja yang terkena Hidrosefalus tingkat parah hingga orang tuanya sendiri mengunci dia di dalam basement rumah.