Heri Pemad adalah salah satu motor penggerak kancah seni rupa Indonesia yang berkecimpung di bidang art management. Bersama Heri Pemad Art Management, ia secara konsisten menghelat pameran seni rupa kontemporer akbar berskala internasional yang sudah berlangsung selama 9 tahun (sebelumnya bernama Jogja Art Fair). Whiteboard Journal berkesempatan untuk berbincang dengan Heri Pemad perihal kondisi seni rupa dan infrastrukturnya di Indonesia, serta kelangsungan Art Jog mendatang.
Fungsi perhiasan yang kini beralih dari bentuk investasi menuju adornment membuat bisnis perhiasan berkembang dari segi konsep hingga material yang dipakai. From Tiny Islands menjadi salah satu brand lokal yang menawarkan relasi dan emotional attachment lewat desain perhiasan yang mereka buat. Whiteboard Journal berkesempatan untuk menemui salah satu penemunya, Jane Lukman untuk membahas cerita di balik perhiasan.
Portofolio adalah salah satu fitur terbaru pada section focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Visious studio menjadi bagian pertama dari seri ini.
Dalam kunjungannya ke Jakarta, Erect Magazine berkesempatan untuk mampir ke kantor Whiteboard Journal untuk bertukar gagasan mengenai perkembangan dunia seni underground, penerbitan DIY hingga pentingnya arsip fisik untuk masa yang akan datang.
Beginning from a wish to create a place for creative individuals to gather and work together, Aditya Hadiputra and Marshall Utoyo came up with the idea of Conclave. The word “conclave” itself means a gathering or get-together. As a co-working space, Conclave encourages the creative minds to exchange ideas and create better results. Whiteboard Journal got the chance to visit Conclave in Wiyaya area, South Jakarta, and get to know more what they offer.
In a world that is increasingly interdependent, individuals who are actively contributing to the creative scenes of their own countries will eventually need to reach out to those living elsewhere. Asian Creatives is a book compiled by Ubies, a Japanese social network service that aims to connect the creative communities throughout Asia.