Pameran Virtual Sebagai Cara untuk Menyiasati Keterbatasan
Uji Hahan, Isha Hening, hingga Stereoflow, beberapa sosok yang menjelajahi pameran virtual sebagai cara untuk mengembangkan karya.
Uji Hahan, Isha Hening, hingga Stereoflow, beberapa sosok yang menjelajahi pameran virtual sebagai cara untuk mengembangkan karya.
Ace House Collective memilih Agung Kurniawan, Enggar Rhomadioni, Muhammad Yakin, Riono Tanggul Nusantara, Widi Pangestu dan Wisnu Auri untuk menampilkan karyanya di Broken White Project #1.
Pameran seni rupa kontemporer Asia Tenggara Stories Across the Rising Lands dan pameran koleksi museum Semesta dan Angan merupakan dua dari lima pameran yang diselenggarakan Museum MACAN.
Bekerja sama dengan Rinkan Sauna, karya seni digital tersebut disebut-sebut belum pernah ada yang melakukannya sebelumnya.
Membaca perkembangan seni media dan kesempatan untuk mengembangkannya bersama VH Awards.
In partnership with 4th VH Award
Tindakan plagiarisme seniman kripto Twisted Vacancy atas karya milik Ardneks membuka pengetahuan baru tentang kelemahan sistem NFT dan Kriptografi akan potensi eksploitasi karya.