In this Open Column submission, Sheilla Njoto invites us to consider one thing in the pursuit that is modern love: Are we dating, or are we just self-marketing?
Melalui submisi open column, Shofi Ayudiana bercerita mengenai kisah melankoli, kenangan, kesedihan dan menghadapinya ketiganya pada sebuah kafe di suatu pagi
On this open column submission, Avicenna shares his comment regarding how musicians expand their works from time to time. And how the need of being relevant might ends up as an embarrassment.
Melalui submisi Open Column, Irina Chatarina menuliskan mengenai pengalamannya dengan lagu "Moon River" yang merupakan soundtrack dari film "Breakfast at Tiffany's". Ia bercerita mengenai bagaimana berbagai versi dari lagu tersebut memiliki satu nuansa yang sama: indah.
Melalui submisi Open Column, Yessi Nurita menuliskan mengenai kisah kasihnya dalam bentuk surat cinta yang mempertanyakan mengenai hakikat kekaguman yang kadang posesif, menyiksa, namun juga berbunga-bunga.
Melalui submisi open column, Mika Sudiro mengemukakan pendapatnya mengenai gap yang kadang tercipta di antara seniman dengan publik. Di dalamnya, Mika melihat bahwa ada potensi lebih pada bagaimana karya seni yang ditransformasi menjadi produk sehari-hari bisa menjadi penghubung di antara gap yang ada.