Teks Muhammad Faisal
Foto Dok. Kursus Fisika
Lagu dibuka dengan nuansa yang cukup gelap; tempo merayap, bayangan letupan distorsi, serta konstelasi garage memabukkan. Berselang kemudian, hentakan drum yang penuh presisi menemani transisi irama sekaligus mengajak telinga meluapkan kenikmatannya. Kira-kira seperti itu gambaran track terbaru dari unit alternative-rock asal Yogyakarta, Kursus Fisika yang berjudul “Dye Your Hair, Don’t Die.”
Dibentuk pada pertengahan 2016, Kursus Fisika menjadi nama yang tepat untuk merepresentasikan hari-hari seorang remaja sekolah yang bolos kelas kursus untuk ke studio musik dan memulai sebuah band. Namun alih-alih bicara tentang mata pelajaran yang membuat kepala mumet, unit ini merilis lagu dengan nuansa catchy mengenai momen-momen depresi dalam kehidupan, serta menegaskan bahwa bunuh diri bukan jawaban yang dibutuhkan.
Lewat lagu ini pula, unit ini menekankan anggapan ketimbang mengakhiri nyawa, mungkin mengecat rambut dengan warna-warna mencolok; yang dianggap sebagai pertanda seseorang mengalami sebuah fase menarik, dapat menjadi salah satu solusi.