Let There Be Noise: Gelombang Musik Keras Indonesia, buku yang menelusuri perjalanan musik keras di Indonesia sejak awal kemunculannya di 1980-an, mengulas bagaimana skena ini tumbuh, berubah, dan bertahan hingga 2025.
In this Open Column submission, Marvel Maximus weighs the issue in cinema wherein fiction could be exploited by those holding political power through propaganda, despite reliable reports proving otherwise.
Pelteras mengajak kami menembus kabut nada disonan untuk menemukan cerita tentang harapan dan suara yang lahir dari kegelapan, posisi mereka di tengah laju AI, hingga peran visual dalam membingkai suara.
Dalam submisi Open Column ini, Gisela Swaragita menangkap bisik-bisik yang terus berbising di Jakarta, sekaligus menghidupkan "suara-suara" itu yang lahir dari dinamika musik, kelindan antar warga, dan opini lantang kita yang menolak untuk dibungkam.
In this Open Column submission, Aldo Marchiano Kaligis unearths troubling findings of Indonesia showing tacit endorsement in the face of genocide, whereas in times like this, neutrality is not an option.
Dalam submisi Open Column ini, Aldhi Franciscus menyuarakan bagaimana dalam lingkungan negara demokrasi seperti Indonesia, komunikasi pejabat ke masyarakat mestinya tidak malah menambah luka dan memperdalam jarak antara mereka berdua, juga mengingatkan bahwa dalam tanggung jawab yang melekat pada pejabat publik, 'diam' tidak berarti 'emas.'