Meski terhitung sebagai kolektif video yang cukup muda, Sinema Pinggiran telah menciptakan video musik yang cukup banyak sebagai portfolio. Hampir setiap beberapa bulan sekali mereka melahirkan karya video musik baru dengan pilihan musik yang sangat beragam, mulai dari Siksa Kubur, Marjinal, Matajiwa hingga Barefood. Diluar aktivitas mereka dalam membuat video, mereka juga cukup rajin mengadakan offline screening sekaligus workshop video pada beberapa kampus.
Sebagai pembuka episode Klip Klub: Sinema Pinggiran ini, akan dihadirkan pula karya Anarcho Brothers, kolektif video yang memfokuskan pada karya-karya yang merespon subkultur metal lokal. Seusai pemutaran video akan diadakan obrolan bersama Sinema Pinggiran dan Anarcho Brothers tentang karya serta proses kreatif mereka.
--
Mengenai Klip Klub
Untuk merayakan kembali karya video musik, Kinosaurus, Kolektif, dan Whiteboardjournal.com mempersembahkan, “Klip Klub” acara pemutaran video klip sekaligus diskusi bersama sutradara video klip musik pilihan. Dalam acara yang akan digelar setiap hari Rabu pukul 19:30 dari tanggal 20 Januari sampai 24 Februari 2015 yang bertempat di Kinosaurus ini, secara berkala akan mengajak sutradara videoklip pilihan untuk memutar karya-karyanya untuk kemudian didiskusikan bersama. Tak hanya itu kepada sutaradara yang telah dikenal, acara ini juga memberikan kesempatan bagi sutradara muda untuk berdiskusi sekaligus belajar secara langsung dengan sutradara senior. Setiap sutradara pilihan akan memilih sutradara lain untuk ikut menayangkan karyanya di acara ini sebagai perkenalan sekaligus pemicu jalannya regenerasi dalam budaya video klip musik lokal.
–
Jadwal Pemutaran Klip Klub
Sim F
20 Jan, 2016
19:30 WIB
The Jadugar
27 Jan, 2016
19:30 WIB
Cerahati
03 Feb, 2016
19:30 WIB
Tromarama
10 Feb, 2016
19:30 WIB
Gundala Pictures
17 Feb, 2016
19:30 WIB
Sinema Pinggiran
24 Feb, 2016
19:30 WIB
Alamat:
Kinosaurus
(Dalam Aksara Kemang)
Jl. Kemang Raya No. 8
Jakarta
12730
Apa yang kita lakukan di pagi hari akan mempengaruhi bagaimana kita menghadapi tantangan sehari-hari. Jaman ini adalah jaman Fresh Go Getters yang membawa optimisme kepada kegiatan yang bervariasi - baik dunia kreatif, bisnis, atau otomotif. Untuk menjalankan hari yang baik, seorang Fresh Go Getters harus memulai hari dengan baik, dan di artikel ini kami bekerja sama dengan LISTERINE® untuk memberi tips awal hari yang produktif.
Sejak 2012, Komunitas Salihara memberi panggung kepada musisi-musisi jazz tanah air untuk menunjukkan musikalitas mereka sekaligus perkembangan musik jazz di Indonesia. Festival yang berjudul Salihara Jazz Buzz telah menampilkan pertunjukan dari musisi senior seperti Dewa Budjana, Ligro, Tohpati dan Balawan. Tahun ini, Jazz Buzz memberi platform untuk 4 nama yang tidak sebesar sebelumnya tetapi telah mengharumi skena musik Indonesia dengan karya mereka yang unik. Dari Tesla Manaf sampai I Know You Well Miss Clara, Jazz Buzz tahun ini adalah acara yang melihat ke masa depan musik jazz Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara Jazz Buzz dan program Komunitas Salihara yang lain, kunjungi situs mereka.
--
Salihara:
TRODON
Sabtu, 20 Februari 2016,
20:00 WIB
Teater Salihara
Umum: Rp75.000
Pelajar/Mahasiswa: Rp50.000
Nama grup ini diambil dari nama salah satu jenis dinosaurus, yakni Troodon, yang konon adalah jenis dinosaurus terpintar yang hidup di zaman Cretaceous. Berdiri pada Januari 2013, Trodon terdiri atas Biondi Noya (gitar), Irene Pattinaya (keyboard), Nadya Romanenta (saksofon alto, flute), Aprila Sitompul (bas), Peter Lumingkewas (drum). Mereka banyak memainkan karya instrumental yang dipengaruhi oleh jazz rock progresif, dengan kombinasi instrumen tidak lazim serta struktur musik yang kompleks. Karya-karya mereka yang berwatak progresif instrumental membuat mereka unik di panggung jazz Indonesia saat ini.
Pembelian tiket paling lambat 18 februari 2016. Terdapat program tiket promo Rp125.000 untuk 2 pertunjukan Jazz Buzz yang berbeda.
TESLA MANAF
Minggu, 21 Februari 2016,
20:00 WIB
Teater Salihara
Umum: Rp75.000
Pelajar/Mahasiswa: Rp50.000
Tesla Manaf adalah musisi jazz berusia muda yang berbakat besar. Lahir dan tumbuh dalam keluarga bukan-musisi, ia mencurahkan sebagian besar waktunya untuk mendalami praktik musik, khususnya gitar dan pernah menerima Yamaha Music Award untuk gitar klasik. Debut internasionalnya meluncur bersama album terbaru Tesla Manaf (2015) yang diproduksi MoonJune Records yang berpusat di New York. Tesla Manaf sekaligus adalah nama grup yang ia gerakkan bersama sejumlah rekannya yang tak kalah berbakat: Hadis Hendarisman (klarinet), Rudy Zulkarnaen/Krishna Alda Radiansyah (bas), Desal Sembada (drum).
Pembelian tiket paling lambat 19 februari 2016. Terdapat program tiket promo Rp125.000 untuk 2 pertunjukan Jazz Buzz yang berbeda.
I KNOW YOU WELL MISS CLARA
Sabtu, 27 Februari 2016,
20:00 WIB
Teater Salihara
Umum: Rp75.000
Pelajar/Mahasiswa: Rp50.000
I Know You Well Miss Clara menekuni jazz eksperimental dan progresif sejak 2010. Kelompok ini menyerap pengaruh dari Soft Machine, Weather Report, Return to Forever, Miles Davis, Mahavisnhu Orchestra, Ornette Coleman, hingga Jimi Hendrix. Grup dari Yogyakarta yang berdiri pada 2010 ini beranggotakan Reza Ryan (gitar), Adi Wijaya (piano), Alfiah Akbar (drum/perkusi).
Mereka akan menampilkan nomor-nomor dari album Chapter One (2013) dan nomor-nomor baru yang menjadi bagian dari album kedua mereka Chapter Two (2016). Royke B. Koapaha dan Iwan Hasan akan menjadi bintang tamu pentas ini.
Pembelian tiket paling lambat 25 februari 2016. Terdapat program tiket promo Rp125.000 untuk 2 pertunjukan Jazz Buzz yang berbeda.
MANTICORE PROJECT
Minggu, 28 Februari 2016,
20:00 WIB
Teater Salihara
Umum: Rp75.000
Pelajar/Mahasiswa: Rp50.000
Manticore Project beranggotakan Dameria Hutabarat (grand piano, organ pipa), Krisna Prameswara (organ hammond, minimoog, keyboard), Dave Lumenta (bas, gitar, synthesizer, vokal). Kelompok ini berkolaborasi dengan Yandi Andraputra (drum, perkusi elektronik), Farman Purnama (tenor, vokal utama). Mereka adalah para musisi yang kerap mengisi panggung-panggung jazz di Tanah Air. Dameria Hutabarat, pemimpin kelompok ini, menyelesaikan pendidikan di Yayasan Pendidikan Musik dan secara simultan mengikuti pendidikan organ elektronik di Yamaha Musik Indonesia. Sempat mengikuti kuliah pada Jurusan Komposisi di LPKJ (kini Institut Kesenian Jakarta) selama satu tahun, ia melanjutkan kuliah di London untuk mendalami organ pipa (1976-1980).
Pada Jazz Buzz kali ini mereka akan membawakan program Tribute to Emerson, Lake and Palmer.
Pembelian tiket paling lambat 26 februari 2016. Terdapat program tiket promo Rp125.000 untuk 2 pertunjukan Jazz Buzz yang berbeda.
Tesla Manaf sering disebut sebagai musisi muda Indonesia yang sukses di skala global. Dengan talenta dan komposisi karyanya, telah lahir beberapa album yang diedarkan oleh label internasional, Moonjune Records. Di sela-sela persiapan penampilannya di Jazz Buzz Salihara, Whiteboardjournal berbincang bersama Tesla mengenai proses kreatif serta cita-cita yang ingin ia capai melalui musik.