After watching a solar eclipse at home, Ken Jenie was inspired to write this piece paying homage to humanity and science. According to Ken, our understanding of reality is a wonder of humanity’s ingenuity, and that science is a vehicle that help progresses human intuition and civilisation.
Lucky Widiantara adalah seniman, pemilik label, desainer dan juga musisi dimana pada berbagai aktivitasnya, ia menghidupi dan mengikuti passionnya. Sebagai penggemar aktifitas surfing, Lucky mendirikan Lucas & Sons, sebuah brand dimana ia membuat surfboard serta aksesoris lifestyle yang berhubungan dengan budaya surfing. Kami berkesempatan berbincang dengan Lucky mengenai keterlibatannya di skena surfing, karyanya di Lucas & Sons, dan perspektifnya mengenai subkultur.
Stones Throw Records adalah label musik independen dari Amerika yang didirikan pada tahun 1996. Selama 20 tahun, label ini telah menjadi terkenal pada skena musik independen dikarenakan kualitas rilisan yang konsisten dan bagus. Musisi seperti Madlib, Peanut Butter Wolf, J Dilla, dan Aloe Blacc telah membentuk karakter Stones Throw yang soulful dan inovatif. Berikut adalah rilisan Stones Throw Records yang patut didengar dan dikoleksi.
Wok the Rock adalah nama yang tidak asing lagi di skena seni dan musik Indonesia. Aktivis budaya ini memperkaya ranah kreatif lokal dengan gagasan karya eksperimental dan interdisipliner melalui seni, kuratorial dan musik. Wok The Rock adalah Direktur Mes 56, inisiator Yes No Wave Music dan di tahun 2015 ia berperan sebagai kurator Biennale Jogja XIII. Kami berkesempatan untuk berbincang dengan Wok the Rock mengenai perjalanan karir dan perspektifnya dalam berkesenian.