26.08.16

The Jadugar Kembali Untuk Memutarbalikkan Persepsi

Terakhir, videoklip karya The Jadugar muncul adalah pada akhir dekade pertama 2000’an. Sejak itu, Anggun Priambodo dan Henry “Betmen” Foundation masih terus berkarya, dan kreasi mereka masih selalu menyenangkan untuk dinikmati. Tapi ada sensasi tersendiri ketika dua nama tersebut melebur menjadi satu di The Jadugar. Perasaan yang muncul ketika menonton kereta mainan menelusuri jalanan di video Lain - Train Song itu belum bisa tergantikan. Di paruh akhir 2016, sensasi tersebut menyeruak kembali melalui videoklip Frigi Frigi yang berjudul “Kesalahan Persepsi di Era Megalithikum”. Dibuka dengan logo The Jadugar yang mengisi opening title, video lantas menampilkan personel Frigi Frigi menjelajahi halaman-halaman buku, sebuah kenakalan khas Anggun dan Betmen yang selalu mampu mempermainkan simbol keseharian menjadi hal baru yang kadang mengganggu, namun tak jarang lucu di saat yang sama. Sebuah visualisasi yang akurat untuk lagu yang mempernyatakan betapa kehidupan ini dapat diputar balikan hanya dengan persepsi-persepsi.

Column
18.08.16

Membaca Rapalan Sang Pembakar

Dalam columnya kali ini, Muhammad Hilmi mengulas rilisan kedua dari Elevation Books yang berjudul, "Setelah Boombox Usai Menyalak". Berisi kumpulan tulisan Ucok yang lebih dikenal sebagai pentolan grup hip-hop seminal, Homicide, tulisan ini melihat bagaimana Ucok menyerang segala hal yang bertentangan dengan pendiriannya, tak terkecuali dirinya sendiri.

12.08.16

Efek Rumah Kaca Mempertanyakan Merdeka

Minggu depan, Rabu, 17 Agustus 2016, Indonesia akan merayakan 71 tahun kemerdekaan bangsanya. Telah banyak sejarah tercipta dalam 7 dekade yang telah dijalani. Mulai dari kegagahan era Soekarno, "pembangunan" di era Soeharto hingga people power di era sekarang. Meski sebenarnya, jika berbicara mengenai konteks kemerdekaan, masih banyak yang bisa dipertanyakan mengenai status ini hidup di antara masyarakat kita. Bekerja sama dengan Anton Ismael, fotografer ternama yang juga aktif berbagi ilmu melalui platform ciptaannya, kelas pagi, Efek Rumah Kaca menyentil isu ini dalam video klip "Merdeka". Entah disengaja atau tidak, video klip yang menampilkan gambar-gambar yang diambil di Papua ini beririsan dengan isu rasialisme yang belakangan menghantui. Tapi, alih-alih membuatnya menjadi video klip politikal yang menggurui, Anton Ismael justru mengajak kita untuk sejenak "hidup" di ujung paling timur Indonesia dan merasakan sendiri, bahwa mereka, kita, sama adanya. Sebuah pesan yang juga disampaikan Efek Rumah Kaca melalui lagu ini. Lagu Merdeka sendiri sebenarnya merupakan materi lama dari tahun 2006 yang akhirnya diselesaikan pada awal 2016. Pertama dirilis dalam kolaborasi Efek Rumah Kaca dengan Inibudi, "Merdeka" menampilkan kombinasi format lama dengan pendekatan baru. Format lama dalam artian lagu ini dibuat dalam komposisi gaya lama Efek Rumah kaca, namun dengan pendekatan baru dimana Adrian menyanyikan seluruh bagian lagu diiringi instrumen tiup yang ditata lebih ke depan. Lagu "Merdeka" kini dapat diunduh di iTunes dan dapat didengar di Apple Music. Simak video Efek Rumah Kaca - Merdeka disini.

Loka Suara
12.08.16

Gado

Musik campur aduk.

10.08.16

Rilisan Fisik bersama Taufiq Rahman

Taufiq Rahman adalah salah satu redaktur di The Jakarta Post, namun ia lebih dikenal melalui aktivitasnya sebagai owner sebuah record label independen dengan karakter yang kuat, Elevation Records. Belakangan ia juga merilis buku dibawah nama Elevation Books. Whiteboard Journal berkesempatan untuk berbincang bersamanya mengenai fenomena rilisan fisik, kurasi dan beberapa album yang ingin ia rilis.

08.08.16

Portofolio: Each Other Company

Portofolio adalah salah satu fitur pada section focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Kali ini kami mengangkat studio desain Each Other Company dari Jakarta yang hadir untuk menghasilkan karya desain yang fungsional tanpa melupakan estetika dan eksperimentasi.

Load More Articles whiteboardjornal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.