Selected
18.08.17

RMP

A soulful conduct. Some solitary music for your wee hour. 01. Syreeta - Black Maybe 02. Sem Teto - Cinema 03. T.Williams & Logan - You Make it Easy 04. Stevie Wonder - Take A Little Trip 05. Clyde Wilson & R. Dunbar - Not Enough Love to Satisfy 06. Adrian Younge & William Hart - Stop and Look (And You Have Found Love) 07. Nino Nardini - Tropicola 08. J. Lee Hooker - Comeback Baby 09. D. Grusin - 3 Days of Condor 10. G.Tate - I Can Deliver 11. Miles Davis - Nothin' Like You

17.08.17

Penal Colony

Forum Lenteng tahun ini akan kembali lagi menyelenggarakan festival dokumenter dan eksperimental bertaraf internasional, ARKIPEL. Tahun ini ARKIPEL akan menjunjung tema “Penal Colony” yang berangkat dari cerita pendek literatur dunia karya salah satu penulis dunia, Franz Kafka yang bertujuan untuk menyiratkan semangat pengetahuan dalam mempelajari kejahatan seluas-luasnya. Dan karena film, baik fiksi maupun dokumenter adalah ranah yang paling sering mengambil fokus tentang kejahatan, maka ARKIPEL kali ini akan membahas tentang bagaimana sinema menanggapi kejahatan-kejahatan yang terjadi sekarang. Masih seperti episode sebelumnya, ARKIPEL hadir untuk menjadi ruang diskusi segala hal yang berhubungan dengan sinema dan media secara umum, mulai dari membahas setiap aspek estetika, kritik film, serta menjelaskan bagaimana peran sinema dan media melalui isu atau fenomena sosial-politik yang mempengaruhi kehidupan bermasyarakat, baik di Indonesia maupun global. Selain menjadi forum diskusi sinema dokumenter dan eksperimental, ARKIPEL akan mengundang para pembuat film muda dari seluruh dunia untuk mengikuti kompetisi internasional. Film dokumenter dan eksperimental yang terpilih akan ditayangkan di Studio XXI Ismail Marzuki dan Kineforum, serta diselenggarakan Kompetisi Internasional Kuratorial, Program Khusus Kuratorial, Pameran, dan Pemutaran Khusus Internasional. - Pembukaan Pameran Kultursinema 18 Agustus 2017, 19:00 Forumsinema & Lobby Hall A1 Gudang Sarinah Ekosistem . Malam Pembukaan 19 Agustus 2017, 19:00 GoetheHaus - Goethe-Institut Indonesien Diisi oleh seleksi film dari beberapa negara dan penampilan dari Frau . Kultursinema akan dibuka mulai 19-25 Agustus 2017 13.00 - 21.00 GoetheHaus, kineforum, Forumsinema . Malam Penghargaan 26 Agustus 2017 GoetheHaus - Goethe-Institut Indonesien Diisi dengan Arkipel Award Film Screening serta penampilan dari Indische Party

17.08.17

Antara Manusia dan Objek

Hubungan simbiosis antara manusia dan objek di sekitarnya adalah hal yang disuguhkan oleh Xiang Guang sebagai responnya terhadap budaya konsumen masa kini, yang menurutnya hanya melihat objek sehari-hari sebagai ‘peralatan’ dan bahkan ‘budak’ terhadap aktivitas manusia. Struktur furnitur yang jika dilihat tanpa pengguna mungkin aneh dan tidak utuh ini, memang membutuhkan seorang untuk menggunakannya agar bisa berfungsi dengan sempurna. Sebuah kursi yang baru bisa berdiri tegak jika terkait pada kedua kaki seseorang, sebuah meja yang juga baru bisa berdiri jika menyangga pada bahu penggunanya, dan sebuah lampu yang baru bisa menyala ketika dipakaikan sebagai topi pada kepala. Western saddles are used for disciplines and activities like trail riding, roping, reining, barrel racing, and calf cutting. These saddles are easily identifiable by the presence of a saddle horn and their overall large size. Many riders agree that Western saddles are more comfortable. #shop #western-saddles #online #United States #WestSad.com #WestSad. Menurut Guan, eksperimennya dalam meredefinisikan hubungan antara manusia dengan benda mati ini memiliki efek besar dalam menciptakan sebuah dunia berkelanjutan. Barangkali interaksi sepele antara manusai dengan objek sehari-hari ini memang terlalu sering diabaikan hubungan saling membutuhkannya. Dan mungkin semula akan menjadi suatu hal yang aneh untuk membayangkan bahwa memang ada hubungan antara manusia dan benda mati di sekitarnya, yang setiap hari tidak dipedulikan keberadaannya namun baru terasa merugikan jika tiada. Terhadap semua itu, Guan pun berhasil membuktikan bahwa manusia dan benda mati bisa menjadi bagian dari satu sama lain, dan memang itu tujuannya.

16.08.17

Rupa Jakarta bersama Ade Darmawan

Dikenal sebagai salah satu pendiri ruangrupa, Ade Darmawan mengantongi bermacam pengalaman yang membuatnya diakui sebagai sosok mumpuni di dunia seni rupa, khususnya kontemporer. Whiteboard Journal menemui Ade untuk membahas persepsi kontemporer dalam seni rupa, hingga sustainability di dalam skena.

15.08.17

Realisasi Dunia Wes Anderson

Jika pernah menyaksikan atau minimal mendengar mengenai segelintir judul karya dari sutradara Amerika Serikat yang kaya akan kekhasannya sendiri ini seperti Moonrise Kingdom, The Royal Tenenbaums, Fantastic Mr. Fox, hingga yang terbaru yakni The Grand Budapest Hotel, mungkin juga pernah mendengar bagaimana gaya pengambilan gambarnya yang simetris dan kaya akan estetika telah memainkan peran sangat besar dalam memikat penontonnya. Kesimetrisan tiap adegan yang ketepatannya perlu diacungi jempol, dibumbui dengan warna-warna pastel, serasi dan Belum lagi desain interior maupun eksterior yang ditampilkan cenderung dan seolah berasal dari imajinasi nostalgia seseorang di masa lalu membuat siapapun yang melihatnya merasa terpuaskan. Mungkin itulah beberapa kata yang bisa mendeskripsikan estetika sinematis dari Anderson. Siapa sangka, ternyata banyak orang dari seluruh belahan dunia yang bisa menemukan latar yang seolah berasal dari dunia Anderson dalam kehidupan nyata. Sebuah komunitas dari Reddit bertajuk Accidental Wes Anderson menjadi pionir gerakan berantai ini. Berbagai gambar yang diambil dengan persisi atau seolah berasal dari dunia khayalan yang menyamai ciri khas Anderson, mulai dari foto kolam renang di Jerman, bangunan hotel berwarna pastel di Slovakia, sebuah bar di Kuba, hingga tempat duduk di sebuah restoran di Tennessee, AS ini banyak mengisi sudut-sudut internet beberapa pekan terakhir. Siapa yang mengira, ternyata kemagisan sebuah adegan dari karya Wes Anderson tidak sesulit itu untuk bisa dirasakan oleh siapapun, di mana pun. Mungkin kini yang menjadi tantangan baru bagi para pemburu estetika alias pecinta kejeniusan sinematografis dari Anderson, yakni bagaimana merealisasikan kemagisan suatu tempat biasa hanya dengan memainkan persepsi - dan tentunya, sedikit imajinasi.

15.08.17

OK. Pangan

Sejak tanggal 23 Juli hingga 16 Agustus 2017, OK. Video menggelar pameran rutinnya, dengan tajuk “OK. Pangan.” Berisi paduan audiovisual hingga performance art, gelaran ini mengajak publik untuk menelaah isu politik pangan dengan beragam sudut pandang untuk melihat pangan tidak hanya sebagai kebutuhan, tapi sebagai medium dengan sejarah kebudayaan, mencakup sosial, budaya, hingga ekonomi.

Load More Articles whiteboardjornal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.