Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Sekalian merayakan kolaborasi Dongker dan Jason Ranti, kami menyempatkan untuk ngobrol bersama sekumpulan sosok-sosok ini untuk membahas banyak hal: mulai dari rasa bosan, penggunaan satir dalam karya, hingga pengalaman spiritual di Roblox.
Dalam submisi Open Column ini, Kirana Anjani Ariella Lugijana menyandingkan novel Ketika Senja Jatuh di Nara (2025) dengan pembacaannya terhadap Alkitab, dan dengan segala yang terjadi dalam iklim alam dan politik hari ini di Indonesia.
During Study: Osaka Kansai International Arts Festival, we had an email interview with Teppei Kaneuji, artist and sculptor that is based in Kyoto, where we talked about how Kansai has this air of alternativeness that could be felt throughout the region—which also found its way to his crafts.
In this Open Column submission, Stevie Chantanu puts on her hope-tinted glasses to shine light for those in need of another way to see and cope with the endless dread that is work (and the LinkedIn-propelled codes of professionalism at workplace scenarios).
With 88rising's Marketing Lead, Angela Chiu, we had an up close and personal look at how Thailand is really shaping up to be the ecosystem built for aspiring and thriving musicians, all which has a lot to do with 88rising, Future Asian Music, and their collaborators.
In this Open Column submission, Alavi Ali drew the line between popular, formative songs of different generations and how each respond to its state of time, while also putting forward of Gen Z's insistence on freedom, autonomy, and freedom of expression.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?